Analisis Pembelajaran Project Based Learning Dalam Penguatan Dimensi Gotong Royong di Kelas IV SDN 7 Nanga Kebebu
analisis
DOI:
https://doi.org/10.46368/jppsd.v4i3.5179Keywords:
Gotong Royong, kualitatif, Sekolah Dasar, Project-Based LearningAbstract
Abstrak
Penelitian ini menganalisis implementasi model Project-Based Learning (PjBL) dalam menguatkan dimensi gotong royong pada siswa kelas IV di SDN 07 Nanga Kebebu. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kemampuan siswa dalam menghargai pendapat teman. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan guru serta 10 orang siswa. Temuan menunjukkan bahwa PjBL efektif menumbuhkan kolaborasi, komunikasi interpersonal, dan empati melalui integrasi kearifan lokal ke dalam proyek pembelajaran. Meskipun terdapat kendala, seperti partisipasi siswa yang tidak merata dan keterbatasan waktu perencanaan, nilai budaya gotong royong di lingkungan masyarakat sekitar menjadi faktor pendukung utama keberhasilan internalisasi karakter. Secara keseluruhan, PjBL menjadi instrumen strategis untuk membentuk Profil Pelajar Pancasila yang relevan dengan realitas sosial siswa.
Kata kunci: Gotong Royong, Kualitatif, Sekolah Dasar, Project-Based Learning.
Abstract
This study analyzes the implementation of the Project-Based Learning (PjBL) model in strengthening the dimension of mutual cooperation (gotong royong) among fourth-grade students at SDN 07 Nanga Kebebu. The research was motivated by students' limited ability to respect one another's opinions. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through observation, interviews, and documentation involving teachers and 10 students. The findings indicate that PjBL effectively fosters collaboration, interpersonal communication, and empathy through the integration of local wisdom into learning projects. Despite challenges such as uneven student participation and limited planning time, the cultural value of mutual cooperation (gotong royong) within the surrounding community serves as a key supporting factor in the successful internalization of character values. Overall, PjBL serves as a strategic instrument for shaping Pancasila student profiles that are relevant to students' social realities.
Keywords: Gotong Royong, Qualitative Approach, Elementary School, Project-Based Learning.
Downloads
References
Abdussamad, Z. (2021). Metode Penelitian Kualitatif. Makassar: Syakir Media Press.
Anggraini, P. D., & Wulandari, S. S. (2021). Analisis penggunaan model pembelajaran project based learning dalam peningkatan keaktifan siswa. Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP), 9(2), 292-299.
Apriyanti, AI, & Awiria, A. (2025). Analisis Penerapan Gotong Royong Sebagai Internalisasi Profil Pelajar Pancasila Dengan Model Berbasis Proyek. Jurnal Gentala Pendidikan Dasar , 10 (3), 793-804.
Azzahra, FA, & Supriyadi, S. (2025). Pengaruh Model Project Based Learning Terhadap Penguatan Pemahaman Dimensi Gotong Royong Siswa Sekolah Dasar. BADA'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar , 7 (2), 1-12.
Kemendikbudristek. (2022). Kurikulum Merdeka: Panduan pembelajaran dan asesmen. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. https://kurikulum.kemdikbud.go.id/file/1621899211_manage_file.pdf
Kemendikbudristek. (2021). Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Moleong, L. J. (2022). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). Bandung: Remaja Rosdakarya.
Noppitasari, N., Riyadi, R., & Budiharto, T. (2023). Implementasi profil pelajar pancasila dimensi gotong royong dalam pembelajaran matematika kelas IV sekolah dasar. Didaktika Dwija Indria, 11(6), 13-17.
Sahir, Syafrida Hafni. 2021. Metodologi Penelitian. Edited by M.Si Dr. Ir. Try Koryati. Banguntapan, Bantul-Jogjakarta (Kantor I) Balen, Bojonegoro-Jawa Timur, Indonesia (Kantor II): PENERBIT KBM INDONESIA
Sibarani, R. (2023). Kearifan lokal dalam membangun karakter bangsa di era globalisasi. Medan: USU Press.
Sugiyono. (2023). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Utami & Dewi, (2023). Integrasi kearifan lokal dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Karakter, 13(2), 145–158.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Syahrizal, Waridah, Kurnia Dyah Anggorowati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





