SOSIALISASI PENCATATAN KEUANGAN: STRATEGI DALAM PENGEMBANGAN UMKM RETAIL DI DESA TELUK BAYUR PROVINSI KALIMANTAN BARAT
DOI:
https://doi.org/10.46368/dpkm.v5i3.5261Abstract
Abstrak : Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan pilar penting dalam perekonomian lokal dan nasional. Namun, masih banyak pelaku UMKM, khususnya di Desa Teluk Bayur, yang menghadapi kendala dalam pengelolaan keuangan yang efektif akibat rendahnya tingkat literasi finansial. Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan para pemilik warung dengan fokus pada penyusunan dan pemanfaatan laporan keuangan sederhana. Program dilaksanakan pada 16-18 Juli 2024 dengan metode sosialisasi door-to-door, guna mengakomodasi pemilik warung yang tidak dapat meninggalkan usaha mereka. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan laporan keuangan dasar, seperti pencatatan arus kas, buku catatan pemasukan dan pengeluaran, serta buku inventaris. Tim juga menyediakan contoh laporan keuangan yang siap digunakan, sehingga dapat langsung diterapkan oleh pemilik usaha. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya laporan keuangan dalam evaluasi kinerja usaha dan perencanaan strategis ke depan. Program ini diharapkan dapat mendorong peningkatan literasi keuangan di kalangan UMKM di Desa Teluk Bayur, yang pada akhirnya akan berkontribusi terhadap pengembangan ekonomi daerah.
Kata kunci: UMKM, literasi keuangan, laporan keuangan, warung, pengabdian kepada masyarakat
Abstract: Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) serve as a vital pillar in both local and national economies. However, many MSME operators, particularly in Teluk Bayur Village, encounter challenges in effective financial management due to limited financial literacy. This Community Service Program aims to enhance financial literacy among small shop owners, focusing on the preparation and utilization of basic financial statements. The program was implemented from July 16 to 18, 2024, using a door-to-door approach to accommodate shop owners who could not leave their businesses. The material presented covered basic financial reporting, such as cash flow statements, income and expense logs, and inventory books. The team also provided ready-to-use financial report templates for immediate application by business owners. The results indicated a significant improvement in participants' understanding of the importance of financial statements for business performance evaluation and strategic planning. This program is expected to foster improved financial literacy among MSMEs in Teluk Bayur Village, ultimately contributing to local economic development.
Keywords: MSMEs, financial literacy, financial statements, small shops, community service program




