Inovasi Sistem Pembukuan Digital Sederhana Untuk Meningkatkan Transparansi Dan Efisiensi Keuangan: Studi Kasus UMKM Produksi Plastik Di Desa Tejowangi, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan

Innovation in a Simple Digital Bookkeeping System to Enhance Financial Transparency and Efficiency: A Case Study of a Plastic Manufacturing MSME in Tejowangi Village, Purwosari District, Pasuruan Regency.

Authors

  • Silfiyah Wahdah Universitas Yudharta Pasuruan, Indonesia
  • Khoirul Huda Universitas Yudharta Pasuruan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.46368/dpkm.v6i1.4823

Abstract

Abstrak

Pengabdian ini dilaksanakan untuk mengatasi rendahnya kualitas pencatatan keuangan pada UMKM produksi plastik di Desa Tejowangi yang masih menggunakan metode manual sehingga menimbulkan ketidakjelasan arus kas dan tingginya kesalahan pencatatan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif melalui survei baseline berskala Likert, wawancara mendalam, serta observasi lapangan. Intervensi dilakukan melalui pelatihan dan pendampingan penggunaan pembukuan digital selama 4–8 minggu disertai monitoring log aplikasi, pre-test, dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan keteraturan pencatatan (40% menjadi 88%), penurunan human error (60% menjadi 20%), serta efisiensi waktu administrasi hingga 60%. Arus kas menjadi lebih jelas, laporan keuangan dapat dibuat secara mandiri, dan kepercayaan mitra meningkat. Temuan ini menegaskan bahwa digitalisasi pembukuan efektif meningkatkan transparansi, efisiensi, dan keberlanjutan usaha UMKM.

Kata kunci: Pembukuan Digital, UMKM, Efisiensi Keuangan, Transparansi, Pendampingan, Digitalisasi

Abstract

This community service program was carried out to address the low quality of financial record-keeping among plastic production MSMEs in Tejowangi Village, who still rely on manual methods, resulting in unclear cash flows and high recording errors. This study employed a descriptive quantitative and qualitative approach through a Likert-scale baseline survey, in-depth interviews, and field observations. The intervention involved training and mentoring on the use of a digital bookkeeping system for 4–8 weeks, accompanied by application log monitoring, pre-tests, and post-tests. The results show a significant improvement in record-keeping consistency (from 40% to 88%), a reduction in human error (from 60% to 20%), and up to 60% efficiency in administrative time. Cash flows became clearer, financial reports could be generated independently, and partner trust increased. These findings confirm that digital bookkeeping effectively enhances transparency, efficiency, and business sustainability for MSMEs..

Keywords: Digital Bookkeeping, MSMEs, Financial Efficiency, Transparency, Mentoring, Digitalization.

Downloads

Published

2026-01-31

How to Cite

Wahdah, S., & Huda, K. (2026). Inovasi Sistem Pembukuan Digital Sederhana Untuk Meningkatkan Transparansi Dan Efisiensi Keuangan: Studi Kasus UMKM Produksi Plastik Di Desa Tejowangi, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan: Innovation in a Simple Digital Bookkeeping System to Enhance Financial Transparency and Efficiency: A Case Study of a Plastic Manufacturing MSME in Tejowangi Village, Purwosari District, Pasuruan Regency. Dedikasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 74–86. https://doi.org/10.46368/dpkm.v6i1.4823

Citation Check