Edukasi Manajemen Keuangan dalam Praktik Arisan Berbasis Keluarga: Meningkatkan Pemahaman pada Komunitas Ikatan Keluarga
Financial Management Education in Family-Based Rotating Savings Practices: Enhancing Financial Literacy within Kinship Communities
DOI:
https://doi.org/10.46368/dpkm.v6i1.4718Abstract
Abstrak
Kegiatan arisan merupakan tradisi sosial-ekonomi yang telah mengakar dalam masyarakat Indonesia, khususnya di komunitas keluarga. Arisan berpotensi menjadi media pemberdayaan ekonomi keluarga, namun praktiknya seringkali hanya bersifat konsumtif dan belum didukung oleh pemahaman manajemen keuangan yang memadai. Pengabdian ini menyasar Komunitas Ikatan Keluarga di Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya, yang aktif melakukan arisan namun masih menghadapi berbagai kendala dalam pengelolaan keuangan pribadi dan usaha rumahan. Tujuan kegiatan ini adalah: (1) meningkatkan literasi dan keterampilan manajemen keuangan keluarga dan usaha kecil; (2) mendorong pemanfaatan dana arisan untuk kegiatan produktif seperti modal usaha atau tabungan; dan (3) membangun sistem pencatatan keuangan sederhana untuk anggota komunitas. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan pelatihan dan pendampingan partisipatif, termasuk ceramah, simulasi, diskusi kelompok, dan refleksi. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test serta umpan balik peserta. Dengan pendekatan yang kontekstual dan praktis, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran finansial, meningkatkan kemampuan pengelolaan dana arisan secara produktif, dan memperkuat ketahanan ekonomi rumah tangga melalui model edukasi yang mudah direplikasi di komunitas lainnya.
Kata kunci: manajemen keuangan keluarga; arisan produktif; literasi keuangan; usaha rumahan; pemberdayaan komunitas
Financial Management Education in Family-Based Rotating Savings Practices: Enhancing Financial Literacy within Kinship Communities
Abstract
The activity of “arisan” (rotating savings and credit association) is a socio-economic tradition deeply rooted in Indonesian society, particularly within family communities. Arisan has the potential to serve as a medium for family economic empowerment; however, in practice, it often remains consumptive in nature and lacks adequate understanding of financial management. This community service program targets the Family Association Community in Air Dingin Village, Bukit Raya District, which actively conducts arisan but still faces various challenges in managing personal and home-based business finances. The objectives of this activity are: (1) to enhance family and small business financial literacy; (2) to encourage the productive use of arisan funds for activities such as business capital or savings; and (3) to develop a simple financial recording system for community members. Using a participatory approach that includes lectures, simulations, group discussions, and reflection, this activity is expected to raise financial awareness, improve the ability to manage arisan funds productively, and strengthen household economic resilience through an educational model that is practical and replicable in other communities.
Keywords: family financial management; productive arisan; financial literacy; home-based business; community empowerment.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Safrizal Safrizal, Heni Sugesti, Meilinda Aggreni, Yogi Chandra, Novira Fazri Nanda

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



