Dari Literasi ke Aksi: Dampak Sekolah Pasar Modal Level 2 Terhadap Perilaku Investasi

From Literacy to Action: The Impact of Level 2 Capital Market School on Investment Behavior

Authors

  • Novi Satria Jatmiko STIE Madani Balikpapan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.46368/dpkm.v6i1.4634

Abstract

Abstrak

Rendahnya tingkat literasi keuangan di kalangan mahasiswa dan masyarakat umum menyebabkan minimnya partisipasi dalam investasi formal serta tingginya kerentanan terhadap praktik investasi ilegal. Untuk menjawab permasalahan tersebut, Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) STIE Madani Balikpapan bekerja sama dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Kalimantan Timur dan Phintraco Sekuritas melaksanakan program Sekolah Pasar Modal Level 2 sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan, keterampilan investasi, dan perubahan perilaku masyarakat dari sekadar memahami konsep menjadi mampu melakukan aksi investasi yang rasional dan aman. Metode yang digunakan adalah workshop dan seminar interaktif yang melibatkan 23 peserta melalui pendekatan berbasis praktik dan simulasi transaksi saham daring. Evaluasi dilakukan melalui pre-test, post-test, kuesioner, dan wawancara terarah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 50,2% dan 78% peserta menyatakan minat untuk membuka rekening efek. Selain itu, terjadi perubahan sikap peserta terhadap risiko dan persepsi investasi yang lebih positif. Kegiatan ini terbukti efektif dalam mengubah pengetahuan menjadi tindakan nyata serta memperkuat sinergi antara dunia akademik dan industri keuangan dalam meningkatkan literasi investasi masyarakat. Program ini diharapkan berlanjut menjadi Sekolah Pasar Modal Level 3 untuk memperkuat perilaku investasi berkelanjutan di kalangan generasi muda.

Kata kunci: literasi keuangan, pasar modal, perilaku investasi, pengabdian masyarakat, mahasiswa

Abstract

The low level of financial literacy among students and the general public has led to limited participation in formal investment and increased vulnerability to illegal investment schemes. To address this issue, STIE Madani Balikpapan, in collaboration with the Indonesia Stock Exchange (IDX) East Kalimantan Representative Office and Phintraco Sekuritas, implemented the Capital Market School Level 2 program as a form of community service. This activity aims to enhance financial literacy, improve investment skills, and foster behavioral change from mere understanding to active and rational investment practices. The program was conducted through interactive workshops and seminars involving 85 participants, using practical approaches and online stock trading simulations. Evaluation methods included pre-tests, post-tests, questionnaires, and focused interviews. The results show a 50.2% increase in participants’ knowledge and that 78% expressed interest in opening securities accounts. Furthermore, participants demonstrated more positive attitudes toward investment risks and decision- making. This program effectively transformed financial literacy into actionable investment behavior while strengthening the collaboration between academia and the financial industry in promoting investment awareness. The activity is expected to continue into Capital Market School Level 3 to develop sustainable investment behavior among the younger generation.

Keywords: financial literacy, capital market, investment behavior, community service, students

Downloads

Published

2026-01-31

How to Cite

Jatmiko, N. S. (2026). Dari Literasi ke Aksi: Dampak Sekolah Pasar Modal Level 2 Terhadap Perilaku Investasi: From Literacy to Action: The Impact of Level 2 Capital Market School on Investment Behavior. Dedikasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 98–107. https://doi.org/10.46368/dpkm.v6i1.4634

Citation Check