Peran Edukasi Kimia Berkelanjutan dan Literasi Bahan Kimia dalam Membentuk Perilaku Peduli Lingkungan
DOI:
https://doi.org/10.46368/qjpia.v6i2.5016Abstract
Masalah lingkungan yang terkait dengan penggunaan bahan kimia yang meluas dan seringkali tanpa pertimbangan kritis menyoroti urgensi pengintegrasian prinsip keberlanjutan ke dalam pendidikan kimia. Studi ini bertujuan untuk: (1) meneliti konsep pendidikan kimia berkelanjutan berdasarkan temuan penelitian sebelumnya, (2) mendeskripsikan konsep literasi kimia dari perspektif pendidikan kimia dan lingkungan, (3) menganalisis peran pendidikan kimia berkelanjutan dan literasi kimia dalam membentuk perilaku sadar lingkungan, (4) mengidentifikasi model dan strategi pembelajaran kimia yang berorientasi pada peningkatan kesadaran lingkungan, (5) merumuskan implikasi teoritis untuk pengembangan pendidikan berorientasi lingkungan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode tinjauan pustaka. Data dianalisis menggunakan analisis tematik dan sintesis naratif. Temuan menunjukkan bahwa: (1) pendidikan kimia berkelanjutan adalah paradigma yang mengintegrasikan konsep kimia dengan isu lingkungan sehingga siswa memahami mekanisme polusi, risiko kimia, dan solusi kimia hijau sebagai dasar tanggung jawab ekologis, (2) literasi kimia berfungsi sebagai landasan kognitif untuk menafsirkan informasi kimia secara kritis, mengenali bahaya, dan membuat keputusan yang bertanggung jawab, (3) pendidikan kimia berkelanjutan dan literasi kimia berfungsi sebagai penentu utama perilaku pro-lingkungan dengan menjembatani kesenjangan antara pengetahuan dan tindakan yang bertanggung jawab, (4) model aktif dan kontekstual seperti praktikum berbasis penyelidikan, berbasis penemuan, berbasis masalah, dan berorientasi pada keterampilan proses sains secara efektif memperkuat kesadaran lingkungan dan literasi kimia, (5) integrasi keduanya mendefinisikan kembali pendidikan kimia sebagai sarana untuk membentuk individu yang kompeten secara ilmiah, sadar lingkungan, dan bertanggung jawab secara sosial. Kesimpulannya, integrasi sistematis keberlanjutan dan literasi kimia dalam kurikulum sangat penting untuk menumbuhkan perilaku lingkungan jangka panjang.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Risna* Risna Harun Panyo, Astin Lukum, Masrid Pikoli

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (mis., Dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.



