MISKONSEPSI PADA KONSEP RANGKAIAN LISTRIK SEDERHANA: DIGALI MENGGUNAKAN INDIVIDUAL DEMONSTRATION INTERVIEW BERBANTUAN PHET SIMULATION

Erlin Eveline, Rindah Permatasari

Abstract


Abstract: Misconceptions are one of the inhibiting factors in learning science. This study aims to describe preservice elementary school teachers' misconceptions using an individual demonstration interview model on the electrical circuit concept. We used PhET Simulation Kit Circuit construction: DC-Virtual lab, a virtual laboratory for assembling simple electrical circuits for demonstration in this study. A total of 25 preservice elementary school teachers were research subjects. Research data were analyzed by comparing conceptions of students and conceptions of scientists. Students' conceptions that are different from scientists' conceptions are misconceptions that occur by students. The results indicate that students have several misconceptions. Some of these misconceptions were similar to previous studies. Students notice that the lamp can consume the current, and the closer the lamp to the battery, the brighter the lamp will glow. Individual demonstration interview techniques assisted by PhET Simulation can apply to explore students' misconceptions.

Keywords: misconceptions, science, interview

 

Abstrak: Miskonsepsi menjadi salah satu faktor penghambat dalam pembelajaran sains. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan miskonsepsi mahasiswa calon guru sekolah dasar dengan menggunakan teknik wawancara model individual demonstration interview pada materi rangkaian listrik sederhana. Peneliti menggunakan PhET Simulation Kit Konstruksi sirkuit: DC-Virtual lab yang merupakan laboratorium virtual untuk merangkai rangkaian listrik sederhana untuk demonstrasi. Sebanyak 24 mahasiswa calon guru sekolah dasar dijadikan subjek penelitian. Data yang diperoleh dianalisis dengan membandingkan konsepsi mahasiswa dengan konsepsi ilmuwan. Konsepsi mahasiswa yang berbeda dengan konsepsi ilmuwan merupakan miskonsepsi yang terjadi pada mahasiswa. Hasil penelitian menemukan mahasiswa memiliki beberapa miskonsepsi. Beberapa miskonsepsi yang ditemukan sama dengan miskonsepsi yang ditemukan pada penelitian sebelumnya. Mahasiswa menganggap arus dapat dikonsumsi oleh lampu dan semakin dekat lampu dengan baterai, semakin terang nyala lampu. Teknik an individual demonstration interview berbantuan PhET Simulation dapat diterapkan untuk menggali miskonsepsi mahasiswa.

Kata Kunci: Miskonsepsi, sains, wawancara


References


Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Clement, J. (1982). Students’ preconceptions in introductory mechanics. American Journal of physics, 50(1), 66-71.

Fancovicova, J., & Prokop, P. (2019). Examining Secondary School Students' Misconceptions about the Human Body: Correlations between the Methods of Drawing and Open-Ended Questions. Journal of Baltic Science Education, 18(4), 549-557.

Gazali, R. Y. (2016). Pengembangan bahan ajar matematika untuk siswa SMP berdasarkan teori belajar ausubel. Pythagoras, 11(1), 183.

Gurel, D. E. R. Y. A., Eryilmaz, A., & McDermott, L. (2015). A review and comparison of diagnostic instruments to identify students' misconceptions in science. Eurasia Journal of Mathematics Science and Technology Education, 11(5).

Hartanto, T. J., & Nawir, M. (2017). Studi tentang Miskonsepsi Siswa dan Mahasiswa terhadap Konsep Rangkaian Listrik Arus Searah (Direct Current). Vidya Karya, 32(2), 97-109.

Junila, S., Sutrisno, L., & MurSyid, S. Remediasi Miskonsepsi Siswa Pada Materi Rangkaian Listrik Sederhana Menggunakan Wawancara Klinis Dalam Bahasa Ibu. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa, 6(1).

Köse, S. (2008). Diagnosing student misconceptions: Using drawings as a research method. World Applied Sciences Journal, 3(2), 283-293.

Patil, S. J., Chavan, R. L., & Khandagale, V. S. (2019). Identification of misconceptions in science: Tools, techniques & skills for teachers. Aarhat Multidisciplinary International Education Research Journal (AMIERJ), 8(2), 466-472.

Soeharto, S., Csapó, B., Sarimanah, E., Dewi, F. I., & Sabri, T. (2019). A review of students’ common misconceptions in science and their diagnostic assessment tools. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 8(2), 247-266.

Sutrisno, L., Kresnadi, H. & Kartono. (2007). Pengembangan Pembelajaran IPA SD. Jakarta: PJJ S1 PGSD.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: Alfabeta.




DOI: https://doi.org/10.46368/jpd.v10i1.585

Article Metrics

Abstract view : 46 times
PDF (Bahasa Indonesia) - 16 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 JURNAL PENDIDIKAN DASAR

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Contact:

Mastiah, email: jurnalpendidikandasar2010@gmail.com

STKIP Melawi Jl. RSUD Melawi Km. 04. Kec. Nanga Pinoh Kab. Melawi

__________________________________________________________ 

Lisence:

Lisensi Creative Commons

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.