Implementasi Metode Pembelajaran Jigsaw Dalam Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Kelas IV SD
Abstract
Abstract: This study shows that the implementation of the Jigsaw learning model is effective in increasing the learning activity of fourth-grade students at SDN 01 Balaikarangan. This improvement is evident in several key indicators, namely attention to learning, the ability to express opinions, participation in discussions, cooperation between students, and responsibility in completing assignments. Each student has an important role in both expert groups and home groups, so they are encouraged to understand the material independently and convey it back to their group mates. Group-based learning through the Jigsaw model can create a more dynamic, communicative, and collaborative classroom atmosphere. The mechanism of teaching each other between students provides a more meaningful learning experience while helping develop students' social and academic skills. Thus, the Jigsaw model can be used as an alternative effective learning strategy to increase learning activity and support the achievement of learning objectives in elementary schools.
Keywords: Implementation, Jigsaw And Activeness
Abstrak: Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Jigsaw efektif dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas IV SDN 01 Balaikarangan. Peningkaan ini tampak pada beberapa indikator utama, yaitu perhatian terhadap pembelajaran, kemampuan mengemukakan pendapat, partisipasi dalam diskusi, kerja sama antarsiswa, serta tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas. Setiap siswa memiliki peran penting dalam kelompok ahli maupun kelompok asal, sehingga mereka terdorong untuk memahami materi secara mandiri dan menyampaikannya kembali kepada teman kelompok. Pembelajaran berbasis kelompok melalui model Jigsaw mampu menciptakan suasana kelas yang lebih dinamis, komunikatif, dan kolaboratif. Mekanisme saling mengajar antarsiswa memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna sekaligus membantu mengembangkan keterampilan sosial dan akademik siswa. Dengan demikian, model Jigsaw dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan keaktifan belajar dan mendukung pencapaian tujuan pembelajaran di sekolah dasar.
Kata Kunci: Implementasi, Jigsaw dan Keaktifan
References
Ahmayanti, D., Supriyanto, D. H., & Khusniyah, T. W. (2022). Pengaruh keaktifan bertanya siswa terhadap hasil belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Holistika, 6(1), 34–40.
Allikha, A., & Yusuf, N. (2025, February). Peningkatan Hasil Belajar Matematika Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw di KelasS IV SD Negeri 46 Banda Aceh. In Seminar Nasional Pendidikan, Teknologi, dan Kesehatan (Tekad) (Vol. 3, No. 1, pp. 1-10).
Aras, M., & Khairunnisa. (2024). Partisipasi belajar siswa dalam pembelajaran. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(1), 55–63.
Bergström, A., Vik, K., Haak, M., Metzelthin, S., Graff, L., & Hjelle, K. M. (2023). The jigsaw puzzle of activities for mastering daily life; service recipients and professionals’ perceptions of gains and changes attributed to reablement–a qualitative meta-synthesis. Scandinavian journal of occupational therapy, 30(5), 604-615.
Firmansyah, Y., Syaifullah, A., & Nurkayati, S. (2025). Penerapan Deep learning dengan Metode Jigsaw untuk Meningkatkan Pemahaman Peserta Didik pada Mata Pelajaran PAIBP di SMP N 2 Blora. Jurnal Pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi, 5(5).
Khoiriya Ulfa (dalam Safira Gusta Ayustina 2021. Analisis Model Belajar Cooperative LearningTipe Jigsaw pada Tema 6 Kelas IVB SDN Kestalan Surakarta2021/2022
Manullang, R. U., Berasa, T., Simatupang, L., Napitupulu, T. M., & Simamora, D. T. (2023). Pengaruh Guru PAK Sebagai Fasilitator Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas VII SMP Negeri 3 Pakkat Kabupaten Humbang Hasundutan Tahun Pembelajaran 2023/2024. Jurnal Teologi Injili dan Pendidikan Agama, 1(4), 255-269.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). Bandung: Remaja Rosdakarya.
Pamungkas, L. J. S., & Makki, M. (2025). Implementasi Model Pembelajaran Cooperative Learning tipe Jigsaw untuk Meningkatkan Partisipasi Belajar Peserta didik Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas 5A di SDN 26 Ampenan. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 10(2), 1231-1236.
Prastyo, W. H. (2015). Penerapan Model Kooperatif Type Jigsaw Terhadap Hasil Belajar Bolavoli Passing Atas. Jurnal Pendidikan Olahraga Dan Kesehatan, 3(3).
Puta, T. (2021). Implementasi model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dalam meningkatkan keaktifan siswa pada mata pelajaran sosiologi. Journal of Social Knowledge Education (JSKE), 2(3), 56–59.
Ruspandi, J. (2021). Penerapan model pembelajaran kooperatif model jigsaw untuk meningkatkan keaktifan siswa dan hasil belajar IPS materi dampak globalisasi dalam kehidupan masyarakat siswa kelas VI Sekolah Dasar Negeri Wanareja 03. Jurnal Insan Cendekia, 2(2), 33–50.
Sandelowski, M. (2015). A matter of taste: Evaluating the quality of qualitative description. Research in Nursing & Health, 38(1), 1–3.
Simamora, R., Sihombing, M., & Situmorang, J. (2024). Model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dalam meningkatkan keterlibatan siswa sekolah dasar. Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 5(1), 1–10.
Sudjana, N. (2010). Penilaian hasil proses belajar mengajar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Wahyudi. (2012). Peranan guru dalam pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksa
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


