SURVEI KETERSEDIAAN SARANA DAN PRASARANA OLAHRAGA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA DAN KESEHATAN PADA SMA SE- KECAMATAN NANGA PINOH

Melkior Junaidi, Khairil Akbar, Suyatmin Suyatmin

Abstract


Abstract: This studi aims to determine the availability of sport facilities and infrastructure in
high school in Nanga Pinoh. This research is a research with a qualitative descriptive survey
method. the data collection technique is by observation, interview, and documentacion. The
results showed that the availability aof sports facilities and infrastructure at eact school was
carefully examined: out of 5 school studied the availability of its sports facilities and
infrastructure in the infrastructure State Senior High School 1 Nanga Pinoh 94% poor category,
Vocational High School Bina Sabjanoba Nanga Pinoh 97% poor category, Bhakti Setia High
School Nanga Pinoh 95% poor category, High School Permata Kasih Nanga Pinoh 1% poor
category, Vocational High School Bina Kusuma 2 Nanga Pinoh 1% poor category. Based on the
results of the research the summit of the availability of sports facilities and infrastructure in the
learning of sports and health physical education in high schools in the Nanga Pinoh District can
be concluded as follows: of the 5school examined by 3 school with a percentage 94%, 97% and
95% poor categories. 2 school with a percentage 1% poor category.

Keywords : Facilities and Infrastructure, Physical Education, High School

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketersediaan sarana dan prasarana olahraga
pada Sekolah Menengah Atas se- Kecamatan nanga pinoh. Penelitian ini merupakan penelitian
dengan metode survei yang bersifat deskriptif kualitatif. Teknik pengambilan datanya yaitu
dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menujukan bahwa ketersediaan
sarana dan prasarana olahraga pada setiap sekolah yang di teliti sebagai berikut: dari 5 sekolah
yang di teliti ketersediaan sarana dan prasarana olahraga nya di persentasekan, Sekolah
Menengah Atas Negeri 1 Nanga Pinoh 94% kategori kurang baik, Sekolah Menengah Kejuruan
Bina Sabjanoba Nanga Pinoh 97% kategori kurang baik, Sekolah Menengah Atas Bhakti Setia
Nanga Pinoh 95% kategori kurang baik. Sekolah Menengah Atas Permata Kasih Nanga Pinoh
1% kategori kurang baik. Sekolah Menengah Kejuruan Bina Kusuma 2 Nanga Pinoh 1%
kategori kurang baik. Berdasarkan dari hasil penelitian survei ketersediaan sarana dan prasarana
olahraga dalam pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan pada Sekolah
Menengah Atas se- Kecamatan Nanga Pinoh dapat disimpulkan sebagai berikut: dari 5 sekolah
yang diteliti 3 sekolah dengan persentase 94%, 97% dan 95% kategori kurang baik. 2 sekolah
dengan persentase 1% kategori kurang baik.


Kata Kunci : Sarana dan Prasarana, Pendidikan Jasmani, Sekolah Menengah Atas


Full Text:

PDF

References


Barnawi dan Arifin (2012) Etika dan Profesi

Kependidikan. Jogjakarta: Ar-ruzz.

Media.

Depdiknas. 2003. Undang-undang RI No.20

Tahun 2003. Tentang Sistem

Pendidikan Nasional.

Herdiansyah (2010) Metode Penelitian

Kualitatif untuk Ilmu-ilmu Sosial.

Jakarta: Salemba Humanika.

Hisyam (2010) Fisiologi Pembelajaran dan

Masa Depan Pendidikan Jasmani.

Bandung: Yayasan Nuansa

Cendekia.

Mulyasa (2013) Pengembangan dan

Implementasi Kurikulum 2013.

Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nurabadi (2014) Manajemen Sarana dan

Prasarana Pendidikan. Malang:

Katalog Dalam Terbitan.

Sayono (2010) Metode Penelitian Kualitatif.

Bandung: PT. Alfabeta.

Soenarto (2011) Komunikasi Interpersonal.

Yogyakarta: Graha Ilmu.

Sudarmono

(2014) Pengembangan

Permainan Bavos

Untuk

Pembelajaran Pendidikan Jasmani

olahraga dan Kesehatan siswa

Sekolah Menengah Pertama. Jurnal

Of Physical Education and Sport.

Vol 2 (1) 2014.

Yuwono (2008) Bioteknologi Pertanian.

Gadjah Mada University Press:

Yogyakarta.




DOI: https://doi.org/10.46368/jpjkr.v8i2.444

Article Metrics

Abstract view : 13 times
PDF - 23 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.