ANALISIS GAYA BELAJAR ANAK BINAAN ASRAMA EMAUS KILOMETER 4 NANGA PINOH KABUPATEN MELAWI

Ason Ason

Abstract


Abstract: The purpose of this study was to find out the learning styles of the children
assisted by the Emmaus Kilometer 4 Nanga Pinoh Dormitory, Melawi Regency. This
research method uses a qualitative descriptive approach. The data collection technique
used a questionnaire that was compiled referring to three aspects of learning style
modalities, namely visual, auditory, and kinesthetic. The statements in the questionnaire
were compiled based on indicators of each aspect of learning style. The research subjects
were 30 junior and senior high school students as the fostered children of the Emmaus
Dormitory, consisting of 13 boys and 17 girls. Based on the questionnaire data that has
been analyzed, it shows that: (1) 30% of students have a tendency with a visual learning
style; 40% with auditory learning style; and 30% have a kinesthetic learning style. (2)
When viewed from the gender, girls tend to have an auditory learning style by 47% and a
visual learning style to 35%, while boys have a tendency to a aesthetic learning style by
46%. Thus, the learning style tendency of the children under the guidance of the Emmaus
kilometer 4 Nanga Pinoh dormitory is auditory.
Keywords: analysis, learning style, boarding children

Abstrak: Tujuan penelitian adalah untuk mengetahun gaya belajar anak binaan Asrama
Emaus Kilometer 4 Nanga Pinoh Kabupaten Melawi. Metode penelitian ini menggunakan
pendekatan diskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan angket yang
disusun mengacu pada tiga aspek modalitas gaya belajar yakni visul, auditori, dan
kinestetik. Pernyataan-pernyataan dalam angket disusun berdasarkan indikator dari
masing-masing aspek gaya belajar. Subyek penelitian adalah 30 orang siswa-siswi SMP
dan SMA sebagai anak binaan Asrama Emaus, terdiri dari terdiri dari 13 orang laki-laki
dan 17 orang perempuan. Berdasarkan data angket yang sudah dianalisis menunjukkan
bahwa: (1) 30% siswa memiliki kecenderungan dengan gaya belajar visual; 40% dengan
gaya belajar auditori; dan 30 % memiliki gaya belajar kinestetik.(2) Apabila dilihat dari
jenis kelamin, maka anak perempuan cenderung memiliki gaya belajar auditori sebesar
47% dan gaya belajar visual 35%, sedangkan anak laki-laki memiliki kecenderungan gaya
belajar konestetik sebesar 46%. Dengan demikian kecenderungan gaya belajar yang
dimiliki anak binaan asrama Emaus kilometer 4 Nanga Pinoh adalah auditori.
Kata kunci: analisis, gaya belajar, anak asrama


Full Text:

PDF

References


De Porter, B. dan Hernacki, M. (2010).

Quantum Learning: Membiasakan

Belajar Nyaman dan Menyenangkan.

Bandung: Kaifa PT.Mizan Pustaka

Kaifa Ghufron, N.M. dan Risnawita, R.

(2014). Gaya Belajar. Yogyakarta:

Pustaka Pelajar

Rachmawati, T dan Daryanto. (2015).Teori

Belajar dan Proses Pembelajaran

yang Mendidik. Yogyakarta: Gava

Media

Sardiman. (2011). Interaksi dan Motivasi

Belajar Mengajar. Jakarta: PT Bina

Ilmu

Slameto. (2015).Belajar dan Faktor-faktor

yang Mempengaruhinya.Jakarta

:Rineka Cipta

Sudjana, N. (2010).Cara Belajar Siswa

Aktif dalam Proses Belajar

Mengajar. Bandung: Sinar Baru

Algesindo

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian

Kuantitatif dan Kualitatif dan R&D.

Bandung. Alfabeta

Suliyanto. (2009). Metode Riset Bisnis.

Edisi II. Penerbit Andi

Yogyakarta. Yogyakarta.




DOI: https://doi.org/10.46368/bjpd.v2i2.449

Article Metrics

Abstract view : 4 times
PDF - 2 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Lisensi Creative Commons

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.